Mahasiswa KKN IAI Darussalam Martapura Laksanakan Observasi Lapangan di Desa Tambak Sirang Baru

  • Feb 28, 2026
  • dh
  • Berita Desa

Tambak Sirang Baru, 28 Februari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari IAI Darussalam Martapura melaksanakan kegiatan observasi lapangan di Desa Tambak Sirang Baru, Sabtu (28/2). Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum penyusunan dan pelaksanaan program kerja KKN di desa tersebut.

Observasi dimulai dengan kunjungan ke Kantor Desa Tambak Sirang Baru guna bersilaturahmi sekaligus berkoordinasi dengan perangkat desa terkait kondisi dan kebutuhan masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran umum mengenai struktur pemerintahan desa, potensi wilayah, serta program prioritas desa.

Selanjutnya, rombongan mahasiswa melakukan peninjauan ke sejumlah fasilitas pendidikan dan keagamaan, di antaranya SDN Tambak Sirang Baru, MI Atthayyibah, mushalla, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Masjid Al Muhajirin, hingga batas desa dan salah satu majelis taklim sebagai bagian dari pemetaan sosial dan keagamaan masyarakat.

Kegiatan observasi tersebut turut didampingi oleh Kepala Lingkungan II, Aulia Rahman. Ia menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan berharap program yang nantinya dijalankan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa KKN di Desa Tambak Sirang Baru. Melalui observasi ini, mereka bisa melihat langsung kondisi lapangan sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga,” ujar Aulia Rahman.

“Kami juga siap mendukung dan berkolaborasi agar kegiatan KKN ini berjalan lancar serta memberi manfaat nyata, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan,” tambahnya.

Observasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi, permasalahan, dan kebutuhan masyarakat sehingga program kerja KKN yang akan dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi Desa Tambak Sirang Baru.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa, diharapkan kegiatan KKN tidak hanya menjadi program akademik semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.